Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sejarah Nama-Nama yang Pernah Disandang Jakarta, dari Zaman Kerajaan Sunda hingga Kemerdekaan
Advertisement . Scroll to see content

Sunda Wiwitan, Kepercayaan Monoteisme Warisan Leluhur

Sabtu, 29 Juli 2023 - 07:44:00 WIB
Sunda Wiwitan, Kepercayaan Monoteisme Warisan Leluhur
Masyarakat adat Kasepuhan Cireundeu Sukabumi menggelar upacara Seren Taun. (FOTO: Ilham Nugraha)
Advertisement . Scroll to see content

Maka, Sunda Wiwitan disebut sebagai ajaran agama dengan unsur monoteisme purba. Selain percaya kepada Sang Hyang Jati Tunggal atau Tuhan Yang Maha Esa, Sunda Wiwitan juga mengajarkan tentang aturan moral dan etika, hidup harmonis dengan sesama manusia dan alam sekitarnya. Kearifan lokal masyarakat Sunda terhadap alam masih dipegang teguh sampai saat ini.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, dulu kala, orang Sunda bukanlah penganut Hindu atau Buddha yang berkembang pada abad 1 Masehi, melainkan penganut animisme, yaitu kepercayaan yang menghormati arwah leluhur.

Namun dalam perkembangannya, kepercayaan orang ini telah dimasuki oleh unsur-unsur ajaran Hindu dan sampai kepada Islam. Dalam Carita Parahyangan kepercayaan ini disebut sebagai ajaran "Jatisunda".

2. Sistem Kepercayaan

Kekuasaan tertinggi berada pada Sang Hyang Kersa (Yang Maha Kuasa) atau Nu Ngersakeun (Yang Maha Berkehendak). Dia juga disebut sebagai Batara Tunggal (Tuhan yang Maha Esa), Batara Jagat (Penguasa Alam), dan Batara Seda Niskala (Yang Gaib). Sang Hyang Kersa atau Tuhan Yang Maha Kuasa bersemayam di Buana Nyungcung. Semua dewa dalam konsep Hindu (Brahma, Wishnu, Shiwa, Indra, Yama, dan lain-lain) tunduk kepada Batara Seda Niskala.

Tidak heran jika masyarakat Sunda tidak begitu mengenal pendirian candi atau pura. Sebab, orang Sunda bukan penganut Hidu dan Buddha. Sang Hyang Kersa tidak dipuja di sebuah tempat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut