Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Buru Provokator Demonstrasi Tolak PPKM Ricuh di Kota Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Soal Unjuk Rasa PPKM Berujung Ricuh, Sekda Kota Bandung: Ada Dugaan Ditunggangi

Jumat, 23 Juli 2021 - 10:56:00 WIB
Soal Unjuk Rasa PPKM Berujung Ricuh, Sekda Kota Bandung: Ada Dugaan Ditunggangi
Sekda Kota Bandung Ema Sumarna. (Foto: Arif Budianto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna angkat bicara soal aksi unjuk rasa atau demonstrasi menolak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berujung ricuh. Ema menduga ada kelompok tertentu di republik ini yang menggerakkan.

Ema mengatakan, melihat unjuk rasa di Balaikota Bandung dan Gedung Sate pada Rabu (21/7/2021) dan informasi dari kepolisian, ada indikasi kelompok tertentu menunggangi aksi tersebut. 

"Ukurannya, apa hubungannya demo dengan bawa bom molotov. Itu kan tidak ada keterkaitannya. Kan kalau saya melihat dan mendengar membaca di media. Apa kaitannya coba?" kata Sekda Kota Bandung, Jumat (23/7/2021). 

Menurut Ema, para pengunjuk rasa itu juga belum tentu tahu substansi PPKM darurat. Mereka mungkin hanya ikut-ikutan. "Nah ikut-ikutan ini biasanya ada yang menggerakkan. Kalau saya hanya menduga. Yang memiliki kewenangan memberikan statement seperti ini kepolisian," ujar Sekda Kota Bandung.

Ema Sumarna menuturkan, penanggulangan pandemi Covid-19, harus diimbangi oleh kesadaran dari seluruh masyarakat. Salah satu hal yang paling utama agar penyebaran tertahan atau tidak terjadi penularan adalah orang tidak berkeliaran. Apalagi berkerumun.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut