Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Asyik Nyabu, WNA asal Malaysia Ditangkap Petugas Imigrasi di Cirebon
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Makam Dawa, Terkait Perang antara Kesultanan Cirebon dengan Kerajaan Galuh

Kamis, 02 Februari 2023 - 12:27:00 WIB
Sejarah Makam Dawa, Terkait Perang antara Kesultanan Cirebon dengan Kerajaan Galuh
Makam Dawa di Desa Getasan Lor, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon. (FOTO: ISTIMEWA/YOUTUBE)
Advertisement . Scroll to see content

Informasi yang dihimpun menyebutkan, terdapat dua versi tentang tokoh yang dimakamkan di makam dawa di Kabupaten Brebes, Jateng ini. 

Masyarakat ada yang meyakini bahwa makam dawa adalah petilasan dari Syekh Bayanilah. Sedangkan versi lain merupakan Makam Dharmawangsa alias Raden Raksamuka.

Sejarah singkat Syeh Bayanilah adalah penyiar agama Islam khususnya di wilayah Galuh Timur. Dia merupakan paman dari Syekh Sayid Ahmad, menantu Prabu Siliwangi.

Sedangkan sebagian lagi percaya bahwa itu adalah makam Raden Raksamuka atau Dharmawangsa, Raja ke-4 di Galuh Timur. Untuk raja pertama bernama Dharmagati, kedua Dharmayuda/Bandayuda, ketiga Dharmaguna, dan yang kelima adalah Kertawangsa.

Semua raja tersebut merupakan keturunan dari Raden Surawisesa dari Ciamis, Kerajaan Padjajaran. Selanjutnya, di Galuh Timur ada dua tokoh setelah runtuhnya kerajaan, yaitu Ranajaya (Lurah pertama Galuh Timur dan yang kedua Mangkujaya, dimakamkan di Dukuh Kalipucung. 

Itulah sejarah Makam Dawa di Cirebon yang perlu diketahui generasi muda agar lebih mencintai peninggalan leluhur.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut