Ridwan Kamil Nilai Penerapan Protokol Kesehatan di TPS Sudah Baik
Selain menerapkan prokes ketat di TPS, Kang Emil juga memastikan bahwa seluruh petugas yang terlibat dalam pemungutan hingga penghitungan suara nanti sudah menjalani tes dengan hasil negatif Covid-19.
"Kita kan ada 15 protokol kesehatan selama pemilu ini, dimulai dari pembatasan jumlah, jaga jarak hingga durasi waktu dipercepat. TPS juga didisinfeksi. Kemudian, semua petugas dites menggunakan rapid antigen yang terbaru. Yang reaktif langsung diganti," ujar Kang Emil.
Adapun alasan peninjauan di Kabupaten Bandung, menurut Kang Emil, hal itu tidak terlepas dari sisi indeks kerawanan pilkada di Kabupaten Bandung yang relatif tinggi yang harus diwaspadai. "Selain itu, Kabupaten Bandung juga pemilihnya terbanyak," tutur Gubernur.
Melihat ketatnya penerapan proses dan antusiasme masyarakat hadir di TPS untuk menyalurkan hak suaranya, Kang Emil berharap, tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak 2020 yang ditargetkan 77,5 persen dapat tercapai.
"Saya lihat (pemilih) yang datang relatif tinggi, mudah-mudahan ini mewakili tingkat partisipasi yang kita harapkan di atas 77,5 persen. Saya juga wawancara warga, rata-rata sudah paham calonnya siapa saja. Mereka punya keyakinan untuk memilih dengan baik," kata Kang Emil.
Diketahui, Kabupaten Bandung menjadi salah satu daerah dari delapan kabupaten/kota di Jabar yang menggelar Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Jabar. Tujuh daerah lainnya, yakni Kabupaten Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Kota Depok.
Editor: Agus Warsudi