Rekonstruksi Kasus Nagreg 15-20 Menit, Dijaga Ekstra Ketat Personel TNI AD
Selanjutnya, Kolonel Inf Priyanto dan Koptu Andreas Dwi Atmoko dibantu seorang pengendara motor menggotong korban Handi dan dibawa masuk ke mobil. Begitu juga korban Salsabila.
Para pelaku pelaku beralasan akan membawa korban rumah sakit. Namun kenyataannya, kedua korban justru dibuang di Sungai Serayu dari sebuah jembatan di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Setelah rekontruksi di depan SPBU Ciaro Nagreg selesai, tim Pomdam III/Siliwangi dan Puspomad kemudian membawa ketiga oknum anggota TNI ke Kabupaten Cilacap dan Banyumas. Petugas melanjutkan rekonstruksi di kawasan Sungai Serayu, Cilacap dan Banyumas.
"Rekontruksi hanya sebentar sekitar 15-20 menit. Keluarga almarhumah Salsabila dan almarhum Handi boleh menyaksikan. Penjagaannya ketat dan kami dilarang mengambil gambar (foto), apalagi video," kate Eneng Ina (20), kakak kandung alharhumah Salsabila.
Eneng Ina menyatakan, Jajang (46) ayahnya dan Suryati (43), ayah dan ibu almarhumah Salsabila, juga menyaksikan rekontruksi. "Keluarga bersyukur dengan digelarnya rekontruksi. Ini pertanda aparat benar-benar memproses hukum kasus ini," ujar Eneng Ina.