Profil Bupati Cianjur Rivano yang Ditangkap KPK terkait Suap Rp1,5 M
Irvan juga tercatat pernah menjabat sebagai ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Cabang Cianjur dan Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (Perbakin) Cianjur.
Namun, perjalanan politik Rivano terancam kandas setelah terseret kasus gratifikasi dari beberapa kepala sekolah senilai Rp1,5 miliar. Uang tersebut kemudian disita KPK sebagai barang bukti.
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menuturkan, OTT di Cianjur hari ini dilakukan setelah petugas KPK mendapatkan bukti awal dugaan bahwa telah terjadi transaksi suap terhadap penyelenggara negara.
“Sebelumnya, KPK mendapat informasi akan ada penyerahan uang terkait dengan anggaran pendidikan di Cianjur. Setelah kami lakukan pengecekan di lapangan, terdapat bukti awal adanya dugaan pemberian suap untuk kepala daerah,” ungkap Laode melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (12/12/2018).
KPK menduga uang tersebut dikumpulkan dari kepala sekolah untuk kemudian disetor ke bupati. Sejumlah enam orang yang diamankan tadi subuh terdiri dari kepala daerah, kepala dinas, kepala bidang, unsur MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah), dan pihak lain. Dari lokasi juga diamankan uang sekitar Rp1,5 miliar yang diduga dikumpulkan dari kepala sekolah.
Editor: Kastolani Marzuki