Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dampak Harga Pertamax Naik, Warga di Majalengka Rela Antre Panjang untuk Dapat Pertalite
Advertisement . Scroll to see content

PPKM Darurat Picu Kreativitas, Guru SMP di Majalengka Ubah Limbah Jadi Boneka Corona

Sabtu, 17 Juli 2021 - 17:25:00 WIB
PPKM Darurat Picu Kreativitas, Guru SMP di Majalengka Ubah Limbah Jadi Boneka Corona
Maya Berlin menunjukkan karyanya, wayang boneka Corona yang terinspirasi oleh pandemi Covid-19 dan PPKM darurat. (Foto: Inin Nastain)
Advertisement . Scroll to see content

MAJALENGKA, iNews.id - Situasi sulit dan terbatas akibat pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM Darurat memicu kreativitas Maya Berlin, guru di SMPN 1 Majalengka, Jawa Barat. Dia menyulap limbah kelapa menjadi karya seni wayangbonekaCorona.

Warga Desa Jatipamor, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka ini mengatakan, karya seni dari limbah kelapa itu berawal saat dirinya membeli es kelapa muda. Lantaran ada kebijakan take away atau harus dibungkus dan dibawa pulang, Maya Berlin membawa pulang kelapa itu.

“Buat wayang, yang awalnya karena dampak PPKM juga sih. Ketika saya beli es kelapa muda, ternyata nggak boleh minum di situ (warung) kan, harus dibawa. Makanya Kelapa ini saya bawa ke rumah,” kata Maya ditemui di kediamannya, Sabtu (17/7/2021).

Melihat tumpukan limbah serabut dan batok kelapa di rumahnya, jiwa seni Maya Berlin terpicu. Lewat jiwa seni yang dimilikinya, limbah itu disulap menjadi karya seni wayang boneka Corona. “Saya pikir limbahnya itu saya jadikan apa, gitu. Makanya kenapa tidak, ah saya buat aja wayang. Gitu,” ujarnya.

Terinspirasi dari status PPKM darurat sebagai dampak pandemi Covid 19, karya wayang boneka dari batok kelapa pun dibuat sesuai dengan kondisi yang terjadi. Karakter wayang boneka meyeramkan, seperti Covid-19 yang sampai saat ini menghantui seluruh dunia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut