Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Air Bersih dan Sampah Ancam Wisata KLU, Legislator Perindo Desak Pembenahan Tiga Gili
Advertisement . Scroll to see content

Ini Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Sektor Pariwisata di Jawa Barat

Sabtu, 17 Juli 2021 - 16:51:00 WIB
Ini Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Sektor Pariwisata di Jawa Barat
Kadisparbud Jabar Dedi Taufik mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno saat memberikan keterangan di STP Bandung, Sabtu (17/6/2021). (Foto/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id -Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Jabar Dedi Taufik mengatakan, pandemi Covid-19 selama 1,5 tahun, menimbulkan dampak besar bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Jabar. Indikatornya, banyak pengusaha hotel dan pariwisata di Jabar gulung tikar.

Informasi terbaru, kata Kadisparbud Jabar, sebanyak 10 pengusaha wisata di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menutup usaha mereka. Tidak hanya itu, dampak pandemi juga sangat dirasakan pelaku seni dan budaya. 

Saat ini, Disparbud Jabar masih mendata jumlah pelaku sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang akan menerima dana hibah dari Kemenparekraf yang disiapkan sebesar Rp2,4 triliun.

Dedi mengatakan, seniman dan budayawan bukan di sektor pariwisata, tetapi mereka juga jadi kekuatan. "Kami sedang proses pendataan, berdasarkan data ada ratusan ribu di Jabar, dengan situasi sekarang akan bertambah seiring dengan proses pendataan yang kita lakukan," kata Kadisparbud Jabar. 

Pendataan pun berlaku bagi program percepatan vaksinasi yang diamanatkan oleh Menparekraf Sandiaga Uno. Pasalnya, realisasi jangkauan vaksin kepada para pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif masih rendah. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut