Polisi Sambangi Ponpes Al-Huda Pasirjambu, Ajak Santri Tangkal Paham Radikal dan Intoleran
Sementara itu, pemateri Nasir Abas yang juga mantan Ketua Mantiqi II kelompok Al Jamaah Al Islamiyah (JI) mengatakan, kelompok yang berusaha memecah-belah bangsa Indonesia dengan menyebarkan paham-paham radikal dan intoleran, bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
"Pancasila mengandung nilai-nilai yang sangat cocok dengan kehidupan masyarakat Indonesia dan menjunjung sikap menghormati dan menghargai antar umat beragama dan berbudaya," kata Nasir Abas.
Karena itu, Nasir Abas berharap kepada seluruh santri dan santriwati menjadi penyambung lidah di masyarakat agar dapat menyebarkan kedamaian dan sikap toleran.
"Saya berpesan kepada seluruh anak - anak penerus bangsa ini dan sebagai generasi muda jangan sampai terjerumus dalam radikalisme," ujar Nasir Abas.
Sedangkan Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo berharap para santri dan santriwati Ponpes Al-Huda terhindar dari pengaruh radikalisme dan intoleran. serta menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesaturan Republik Indonesia (NKRI).
"Alhamdulilah dari beberapa Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Bandung, hari ini Pondok Pesantren Al-Huda ini mendapatkan sharing ilmu dari ustaz Nasir Abas tentang pengalaman beliau. Insya Allah bisa bermanfaat bagi kita semua di sini," kata Kapolresta Bandung. AGUS WARSUDI
Editor: Agus Warsudi