Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Usut Kasus Temuan Bom, Peluru, dan AK 47 di Asia Afrika Bandung, Polisi Hadapi Kendala Ini
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Periksa 10 Saksi terkait Kasus Temuan TNT, Peluru dan AK 47 di Jalan Asia Afrika Bandung

Rabu, 29 Juni 2022 - 14:12:00 WIB
Polisi Periksa 10 Saksi terkait Kasus Temuan TNT, Peluru dan AK 47 di Jalan Asia Afrika Bandung
Bom, peluru, dan senpi laras panjang AK 47 yang ditemukan dalam gedung tua di simpang 5, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. (FOTO: iNews/ERVAN DAVID)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Polisi masih menyelidiki kasus penemuan TNT, ribuan peluru, dan senapan mesin AK 47 di sebuah gedung tua, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. Sampai saat ini, polisi telah memeriksa 10 saksi untuk mengungkap pemilik bahan peledak dan senajata api tersebut.

"Ya, sampai sekarang kita tetap melaksanakan penyelidikan dan pendalaman. Kami sudah memeriksa 10 saksi terkait bahan peledak dan senjata api, mulai dari pemilik gedung. Kemudian yang menemukan pertama dan juga saksi-saksi lain yang bisa memberikan petunjuk," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, Rabu (29/6/2022).

Kombes Pol Ibrahim Tompo menyatakan, polisi akan melakukan pemeriksaan dan pendalaman kasus ini seobjektif mungkin agar mendapatkan data dan informasi yang bisa diberikan kepada publik secara objektif. "Nah, untuk itu terkait dengan hasil pendalaman juga sampai sekarang belum ditemukan ada indikasi terkait tindak pidana terorisme," ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Kabid Humas Polda Jabar berharap masyarakat tidak berspekulasi dengan informasi yang beredar terkait penemuan bahan peledak, peluru, dan senapan AK 47 tersebut. "Jangan berspekulasi dengan informasi yang mungkin akan menyesatkan masyarakat. Kami sedang melaksanakan pendalaman atas kasus ini secara objektif dan normatif," tutur Kabid Humas Polda Jabar.

Diketahui, pengusutan kasus ini terkendala berinisial SAM alias Acing, pria yang diduga sebagai pemilik bom, ribuan peluru, dan senjata AK 47 itu, telah meninggal dunia pada 2021 lalu. Namun dipastikan, bahan peledak berbahaya tersebut tidak terkait terorisme.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut