Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Temuan Bom, Peluru, dan Senpi di Simpang 5 Asia Afrika Bandung, Terkait Terorisme? 
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Juga Amankan Detonator dan Granat di Bangunan Tua Jalan Asia Afrika Bandung

Selasa, 07 Juni 2022 - 16:25:00 WIB
Polisi Juga Amankan Detonator dan Granat di Bangunan Tua Jalan Asia Afrika Bandung
Petugas Brimob Polda Jabar bersenjata lengkap mengamankan lokasi penemuan bahan peledak dalam bangunan tua di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. (FOTO: iNews/ERVAN DAVID)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Selain bahan peledak TNT, ribuan butir peluru kaliber 7,79 milimeter (mm)-9 mm, dan sepucuk senjata api laras panjang, polisi juga mengamankan detonator dan granat dari dalam bangunan tua di simpang 5, Jalan Asia Afrika, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung. Saat ini, polisi masih mendalami pemilik bahan peledak berbahaya tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, pemilik bangunan tua itu adalah DKH. Namun sebelumnya, bangunan tersebut dihuni oleh keluarganya. Saat ini, penghuni lama telah lama meninggal dunia.

Bahan peledak, peluru, detonator, granat, dan senjata api laras panjang tersebut, kata Kabid Humas Polda Jabar, ditemukan saat DKH hendak merenovasi bangunan itu. DKH memerintahkan tukang membersihkan bangunan. Namun saat membersihkan, tukang menemukan benda mencurigakan.

"Temuan itu kemudian dilaporkan ke BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme). Laporan kemudian dilanjutkan ke Polrestabes Bandung dan Brimob Polda Jabar," ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Brimob Polda Jabar, tutur Kabid Humas, lalu memeriksa barang-barang mencurigakan yang tersimpan di rak. Berdasarkan olah tempat kejadian perkara dikatahui, benda itu berupa TNT yang sebagian telah cair. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut