Petani di Tasikmalaya Mendadak Pindah Profesi, Ini Pekerjaan Barunya saat Puasa
TASIKMALAYA, iNews.id - Petani dan warga Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak beralih profesi menjadi pengupas buah kolang kaling. Hal itu mereka lakukan untuk memanfaatkan waktu luang saat bulan Ramadan.
Pekerjaan musiman yang hanya setahun sekali ini dirasa dapat memberikan penghasilan tambahan bagi keluarga yang mayoritas petani. Karena saat puasa, kolang kaling biasanya sangat diminati dan diburu pembeli untuk dijadikan menu berbuka. Apalagi harga kolang-kaling seringkali mahal di pasaran dan dapat mendatangkan keuntungan besar.
Harga kolang kaling di bulan Ramadan bisa dua kali lipat dibanding hari-hari biasa. Sehingga wajar mereka lebih memilih pindah profesi sementara dengan menggeluti usaha ini.
Tak heran, begitu memasuki bulan Ramadan, warga yang berada di Kampung Kandangsari, Desa Tanjungsari, Kecamatan Salawu ini disibukan dengan pekerjaan baru, yang hampir setiap bulan puasa tiba selalu mereka kerjakan. Mereka yang kebanyakan sebagai petani ini rela meninggalkan lahan sawah serta kebun demi menjadi pengupas buah kolang kaling.
Menurut salah seorang petani setempat, Sarifudin (38), dia mengaku sudah 20 tahun menggeluti usaha kolang kaling. Dia bersama keluarganya mampu mengupas kolang kaling sebanyak 70 kg dalam sehari. Dengan kemampuan mengupas seperti itu, tentunya dapat memberikan kuntungan yang lumayan.