Perkuliahan di ITB, Kampus Mulai Terapkan Tatap Muka Model Hybrid
BANDUNG, iNews.id - Institut Teknologi Bandung (ITB) telah mulai menyelenggarakan kuliah tatap muka dengan model hybrid, sebagai respons atas keputusan pembelajaran tatap muka oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Menurut Rektor ITB, Reini Wirahadikusumah, perkuliahan hybrid diselenggarakan sebagai model percontohan sistem perkuliahan ITB yang beradaptasi dengan pandemi Covid-19. Perkuliahan ini akan berlangsung sekitar satu bulan dan telah dilaksanakan oleh sejumlah program studi magister Kampus Jatinangor sejak Maret 2021.
Program studi yang dipilih untuk menjalankan model perkuliahan ini adalah Teknik Air Tanah (TAT-FITB) dengan jumlah mahasiswa 5 orang, Pengelolaan Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi (PIAS-FTSL) dengan jumlah mahasiswa 13 orang, Teknik Metalurgi (MG-FTTM) dengan jumlah mahasiswa 16 orang, dan Arsitektur Lansekap (AL-SAPPK) dengan jumlah mahasiswa 8 orang.
"Perkuliahan hybrid memfasilitasi tatap muka dosen dan mahasiswa di kelas dengan protokol kesehatan yang ketat," kata dia dalam siaran persnya.
Untuk tatap muka, pihaknya menyiapkan wastafel, handsanitizer, masker, dan faceshield serta penerapan aturan jaga jarak. Kampus juga ramai dengan media edukasi pencegahan penularan Covid-19 berupa poster dan spanduk.