Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ketua DPD La Nyalla Minta BPJS Permudah Pelayanan Pasien Gizi Buruk di Wajo
Advertisement . Scroll to see content

Pengobatan Tak Tuntas, Balita di Cianjur Selatan Idap Gizi Buruk 

Rabu, 26 Mei 2021 - 14:59:00 WIB
Pengobatan Tak Tuntas, Balita di Cianjur  Selatan Idap Gizi Buruk 
Balita berusia 20 bulan di Cianjur selatan kondisinya sangat memprihatinkan. Dokter mendiagnosa balita tersebut mengidap gizi buruk. (Foto: iNews.id/Mochamad Andi Ichsyan)
Advertisement . Scroll to see content

CIANJUR, iNews.id - Seorang balita di Kampung Simpang Tilu, Desa Tanjungsari, Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur menderita gizi buruk. Selain itu, balita berusia 20 bulan tersebut juga sempat diagnosa memiliki penyakit penyerta.

Balita anak dari pasangan suami istri Ahmidin dan Alissa ini sangat memprihatinkan, seperti tulang terbungkus kulit. Badannya kurus kering dan terus mengecil hingga tidak bisa bergerak aktif layaknya balita lain seusianya. Dia hanya bisa berbaring di tempat tidur dengan keadaan sangat lemah.

Kedua orang tuanya kini hanya bisa pasrah lantaran terbentur kondisi ekonomi. Selama ini biaya hidup hanya mengandalkan dari profesinya sebagai buruh serabutan dengan penghasilan tidak menentu. Untuk kebutuhan makan sehari-hari saja cukup kesulitan, apalagi harus mengobati balitanya ke rumah sakit yang diperkirakan menelan biaya besar.

"Pada saat lahir kondisinya normal beratnya pada waktu itu 34 ons. Sempat demam dan mendapat pengobatan dari mulai bidan, puskesmas dan Rumah Sakit Pagelaran," kata Alissa, Rabu (26/5/2021).

Bahkan, menurut dia, sempat dirawat inap di RSUD Sayang Cianjur selama 28 hari. Pada saat itu dokter mendiagnosa ada beberapa penyakit yang diderita balitanya itu, salah satunya gizi buruk. Akan tetapi dia harus pulang ke Cianjur selatan karena pada saat itu ruangan rawat inap akan direnovasi. Selain itu, alasannya akan ada penutupan jalan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut