Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral, Pria Pukuli Penyandang Disabilitas di Warung Pecel Lele di Cimanggung Sumedang
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Disabilitas Dipukuli di Warung Pecel Lele di Cimanggung Sumedang

Rabu, 03 Maret 2021 - 14:49:00 WIB
Kronologi Disabilitas Dipukuli di Warung Pecel Lele di Cimanggung Sumedang
Pelaku (lingkaran merah) saat memukuli penyandang disabilitas berinisial DK di sebuah warung pecel lele di Cimanggung, Sumedang. (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam video berdurasi 2 menit 55 detik yang diunggah oleh akun Instagram @smart.gram, tampak pelaku memukuli dan menyeret penyandang disabilitas malang itu. 

Pengunggah video memberi keterangan di bawah video tersebut. "Momen seorang pria memperlakukan diduga penyandang disabilitas secara tidak manusiawi baru-baru ini menggegerkan publik setelah videonya viral. Melakukan tindakan tidak terduga dan aniaya, pria tersebut menyeret dan memukuli sampai terkapar di tanah. Insiden kekerasan itu terjadi di sebuah lapak pedagang kaki lima pinggir jalan," tulis pemilik akun @smart.gram.

Pantauan melalui rekaman video, terlihat korban penyandang disabilitas yang mengenakan sweater warna merah, duduk di hadapan pelaku yang mengenakan sweater putih dan topi hitam.

Awalnya korban disuapi makan oleh seseorang yang mengenakan kaus hitam. Sedangkan pelaku hanya berdiri memperhatikan. "Tuang, tuang (makan, makan)" kata pria berkaus hitam sambil memegang piring, mengulurkan tangannya ke mulut korban.

Setelah memakan sesuap, korban terlihat turun dari kursi roda dan berupaya keluar dari lapak pedagang pecel lele itu. Pria yang mengenakan sweater putih emosi, lalu mendekat dan menyeret korban untuk kembali masuk ke warung.

Bahkan, pelaku mengeluarkan kata-kata kasar sambil memukuli korban bebarapa  kali dengan tangan. Pria berkaus hitam sempat melerai. Namun, pria bersweater putih dan bertopi hitam tak menggubris.

Pelaku terus memukuli korban hingga tersungkur ke tanah. Korban sempat terdengar meminta ampun. Akhirnya, aksi kekerasan pelaku dihentikan pria berkaus hitam. "Ampun, ampun," kata korban.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut