Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nama Tenaga Kesehatan yang Gugur Melawan Covid-19 Dipahat di Monumen Gasibu
Advertisement . Scroll to see content

Kritik Monumen Perjuangan Covid-19, Aliansi Nano Jabar: Stop Politisasi Pandemi

Jumat, 22 Oktober 2021 - 21:18:00 WIB
Kritik Monumen Perjuangan Covid-19, Aliansi Nano Jabar: Stop Politisasi Pandemi
Para aktivis yang tergabung dalam Aliansi Nano Jabar menyampaikan kritik terkait Monumen Perjuangan Covid-19 yang digagas Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Foto: iNews.id/Agus Warsudi)
Advertisement . Scroll to see content

"Berdasarkan penelusuran tim Aliansi Nano Jabar, terungkap proyek revitalisasi di kawasan Lapangan Gasibu telah berlangsung sejak 2015 di masa pemerintahan Gubernur Jawa Barat Anmad Heryawan. Kawasan Gasibu dalam hal ini meliputi Lapangan Gasibu dan Monumen Perjuangan (Monju) Rakyat Jawa Barat," tuturnya. 

Herry Mos mengatakan, pengorbanan para nakes Jawa Barat patut dikenang dan diabadikan di lokasi yang selama ini menjadi medan juang mereka, yakni gedung-gedung rumah sakit dan tempat-tempat pelaksanaan isolasi, seperti di Diklat BPSDM Provinsi Jawa Barat di Cipageran, Cimahi yang menjadi tempat isolasi para penderita Covid-19. 

Kepedulian yang tulus Gubernur terhadap nasib nakes yang berjibaku menolong korban Covid-19, kata Herry Mos, masih dipertanyakan dengan terjadinya keterlambatan pembayaran insentif pada 2020 dan 2021. "Dengan demikian kami menilai, peresmian Monumen Perjuangan Covid-19 hanyalah basa-basi tanpa dilandasi pertanggungjawaban moral," ucap Herry. 

Apalagi hingga hari ini, ujarnya, perjuangan para nakes mengatasi wabah Covid masih berlangsung dan belum ada pernyataan resmi dari yang berwenang bahwa wabah Covid-19 telah berakhir.

"Karena itu, pendirian monumen merupakan tindakan terburu-buru alias prematur dan tidak beralasan. Berdasarkan alasan-alasan tersebut, maka peresmian Monumen Perjuangan Covid-19, kami tolak," ujar Herry Mos.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut