Kritik Monumen Perjuangan Covid-19, Aliansi Nano Jabar: Stop Politisasi Pandemi
BANDUNG, iNews.id - Kebijakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil membangun monuman Perjuangan Covid-19 dikritik oleh Aliansi Nano Jabar. Mereka menilai lebih baik Gubernur Ridwan Kamil lebih mengutamakan insentif dan kepedulian nyata kepada keluarga tenaga kesehatan (nakes) korban Covid-19 daripada membangun monumen.
Aliansi Nano Jabar merupakan gabungan sejumlah aktivis yang memiliki kepedulian terhadap Provinsi Jawa Barat. Sebut saja di antaranya, Herry Mos, Maman Abdurrahman, M Ari Mulia, Dedy Hermansyah, Dwi Subawanto, dan Kurnia D Kusumah.
Mereka meminta Ridwan Kamil lebih fokus mengatasi pandemi Covid-19 dengan langkah nyata guna mengantisipasi gelombang ketiga yang masih mengancam, daripada sibuk dengan monumen.
"Lebih baik berikan insentif kepada nakes dan santunan kepada anak-anak yatim piatu akibat pandemi Covid-19," kata Herry Mos selaku Ketua Presidium Aliansi Nano Jabar, saat konferensi pers di kawasan Kosambi, Kota Bandung, Jumat (22/10/2021).
Herry Mos mengatakan, kritik yang disampaikan Aliansi Nano Jabar ini, bukan untuk mengganjal Ridwan Kamil yang digadang-gadang akan maju di Pilpres 2024. "Kritik ini murni disampaikan sebagai bentuk keprihatinan terhadap kebijakan Gubernur," ujar Herry Mos.