Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR Minta Pembelajaran Jarak Jauh Dievaluasi Berkala Berbasis Temuan di Lapangan
Advertisement . Scroll to see content

KPAI: Pandemi Covid-19 Picu Potensi Meningkatnya Kasus Anak Putus Sekolah

Rabu, 17 Februari 2021 - 10:54:00 WIB
KPAI: Pandemi Covid-19 Picu Potensi Meningkatnya Kasus Anak Putus Sekolah
Akibat pandemi, anak terpaksa putus sekolah demi membantu orang tuanya. (Foto: iNews.id/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Hasil pengawasan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 berpotensi kuat memicu meningkatnya angka putus sekolah. Kasus putus sekolah itu dipicu beberapa faktor.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti mengatakan, ada faktor pemicu putus sekolah itu. Pertama, orang tua tak sanggup membayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).

"Selama pandemi Covid-19, mulai Juni 2020 sampai Februari 2021, KPAI menerima pengaduan terkait masalah pembayaran SPP, terutama di sekolah-sekolah swasta," kata Retno dalam keterangan tertulis, Rabu (17/2/2021).

Kasus-kasus tersebut, ujar Retno, sebagian besar diselesaikan melalui mediasi dengan melibatkan dinas pendidikan setempat sebagai pengawas dan pembina sekolah-sekolah negeri maupun swasta. 

"Pengaduan mulai dari meminta pengurangan SPP karena ada kebijakan belajar dari rumah dan masalah tunggakan. Pengaduan meliputi jenjang PAUD sampai SMA atau SMK," ujarnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut