Kisah Nabi Yahya Dibunuh Raja Herodus
JAKARTA, iNews.id - Kisah Nabi Yahya alaihi salam (as) merupakan putra Nabi Zakariya as yang dinanti-nantikan kehadirannya untuk meneruskan risalah Allah SWT. Saat itu, usia Nabi Zakarya sudah sepuh dan istrinya dalam keadaan mandul.
Setiap saat, Nabi Zakariya berdoa kepada Allah agar dikaruniai seorang anak. Berpuluh-puluh tahun doa itu tidak pernah terjawab.
Rois Syuriah PCINU Australia-New Zealand, Prof Nadirsyah Hosen mengatakan, ketika Nabi Zakariya berdo'a kepada Tuhan untuk diberikan anak, Tuhan kemudian menjawab doanya (QS Maryam:7) dan mengatakan bahwa anak itu diberi nama Yahya, serta "lam naj'al lahu min qablu samiyyan".
Artinya, menurut satu riwayat, "dan belum pernah kami jadikan sebelumnya yang bernama seperti dia (Yahya)" dan menurut riwayat lain diartikan "dan belum pernah kami ciptakan yang seperti dia (secara umum, bukan hanya namanya saja)".
Sampai di sini sudah terlihat keistimewaan Nabi Yahya. Nabi Zakariya (seperti juga Nabi Ibrahim) boleh jadi menunggu puluhan tahun akan kelahiran anaknya. Namun begitu Allah mengabulkan doanya, anak yg lahir bukan sembarang anak.