Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Pembunuhan Janda di KBB Dihentikan, Pelaku hanya Diancam 7 Tahun Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Ahli Pengobatan Tulang Citapen KBB yang Terkenal Sejak 1950, Berawal dari 2 Sahabat

Sabtu, 14 Mei 2022 - 16:26:00 WIB
Kisah Ahli Pengobatan Tulang Citapen KBB yang Terkenal Sejak 1950, Berawal dari 2 Sahabat
Pasien sedang menjalani pengobatan alternatif patah tulang di Citapen, Cihampelas, KBB. Kawasan ini terkenal sejak tahun 1950-an sebagai tempat pengobatan berbagai masalah tulang. (Foto/MPI/Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Citapen di Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dikenal dengan keberadaan para ahli pengobatan tulang. Keterkenalan ahli tulang Citapen tidak diragukan lagi dan telah terpatri sejak 1950-an. 

Saat memasuki kawasan ini, masyarakat bisa melihat langsung deretan papan nama ahli patah tulang di sepanjang Jalan Raya Cihampelas-Cililin. Banyak warga yang memiliki keahlian khusus membuka praktik bengkel patah tulang.

Pengobatan altetnatif bagi yang mengalami tulang patah, keseleo, atau tulang bergeser akibat jatuh, kecelakaan, dan lain-lain, sembuh tanpa perlu operasi. Melalui pengobatan alternatif, si penderita bisa kembali sembuh dan sehat seperti sedia kala. 

Banyaknya warga yang sembuh dan informasi mulut ke mulut, akhirnya membuat pengobatan alternatif patah tulang di Citapen menjadi dikenal luas sampai keluar wilayah Bandung Raya. Apalagi mereka yang memiliki keahlian mengobati layaknya praktik dokter itu tidak pernah mematok tarif.  

Sejarah daerah Citapen menjadi tempat berobat masalah tulang, tidak lepas dari dua orang sahabat bernama Mama Hamidi dan Mama Haji Tarma. Kedua orang itulah yang merupakan pionir pengobatan alternatif patah tulang di wilayah Citapen. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut