Kenapa di Jawa Barat Tidak Ada Candi, Karena Yakin kepada Sang Hyang Jati Tunggal
2. Candi Cangkuang

Candi Cangkuang adalah sebuah Candi Hindu di Kampung Pulo, Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. Letak candi ini bersebelahan dengan makam bersejarah, Embah Dalem Arief Muhammad, pemuka agama Islam yang dipercaya oleh warga setempat sebagai leluhur penduduk Kampung Pulo, Desa Cangkuang.
Candi Cangkuang pertama kali ditemukan pada 1966 oleh tim peneliti Harsoyo dan Uka Tjandrasasmita berdasarkan dari laporan Vorderman dalam buku “Notulen Bataviaasch Genotschap” terbitan 1893.
Dalam buku itu, Vorderman memberi informasi mengenai sebuah arca yang rusak dan makam di bukit Kampung Pulo, Cangkuang, Leles. Makam dan arca Siwa yang dimaksud dalam buku itu memang diketemukan oleh tim peneliti Harsoyo dan Uka Tjandrasasmita. Sedangkan candi yang dimaksud sudah tidak ada. Karena itu, arkeologi merekonstruksi candi sehingga tampak seperti saat ini.
3. Candi Jiwa

Candi Jiwa berada di kompleks Situs Batujaya. Candi Jiwa memiliki struktur yang menunjukkan bentuk bunga padma atau teratai. Di bagian tengah candi terdapat sebuah denah yang dibuat dengan struktur melingkar seperti bekas stupa atau lapik patung Buddha.
Di Candi Jiwa tidak ditemukan tangga, sehingga wujudnya mirip dengan stupa atau arca Buddha di atas bunga teratai tersebut. Seperti sebuah teratai yang sedang berbunga mekar dan terapung di atas air. Bentuk candi ini unik dan belum pernah ditemukan di candi yang ada di Indonesia.