Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kenapa Jawa Barat Menggunakan Bahasa Sunda? Ini Jawabannya
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa di Jawa Barat Tidak Ada Candi, Karena Yakin kepada Sang Hyang Jati Tunggal

Senin, 31 Oktober 2022 - 08:47:00 WIB
Kenapa di Jawa Barat Tidak Ada Candi, Karena Yakin kepada Sang Hyang Jati Tunggal
Candi Cangkuang, Kampung Pulo, Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Garut. (FOTO: Tripadvor)
Advertisement . Scroll to see content

Fondasi kepercayaan Sunda Wiwitan adalah keyakinan terhadap Sang Hyang Jati Tunggal atau Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan ada tetapi tidak terindrara. Karena itu, masyarakat Sunda penganut kepercayaan Sunda Wiwitan tidak mengenal bangunan-bangunan pemujaan simbolik seperti candi, patung, dan lain-lain.

Trias Politika Sunda

Versi lain menjelaskan mengapa di Jawa Barat tidak banyak ditemukan candi, adalah, karena kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Pasundan tidak terpusat dalam satu kekuasaan dinasti, seperti halnya kerajaan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kerajaan di tanah Sunda terpusat pada perkampungan adat. Dalam masyarakat Sunda kuno, dikenal kesatuan dari tiga kampung. Yaitu, Kampung Buhun atau adat, Kampung Nagara atau kerajaan, dan Kampung Luar atau masyarakat umum.

Kampung adat adalah permukiman tertua, dihuni oleh orang-orang yang pertama kali membuat dan membuka perkampungan. Setelah penduduk kampung adat banyak, maka dibuka lagi kampung nagara sebagai penghubung antara masyarakat dengan tokoh kampung adat yang disegani dan dihormati.

Setelahnya, dibuat kembali kampung ketiga, yaitu kampung terluar sebagai penjaga keamanan untuk dua kampung terdahulu. Keberadaan tiga kampung tersebut dalam paham masyarakat Sunda kuno merupakan paham kekuasaan trias politika Sunda. Kekuasan terbagi menjadi tiga, yaitu, pemilik, pelaksana, dan penjaga. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut