Kejar Asa dengan Hasta Karya, Kaum Difabel Purwakarta Bangkit di Masa Pandemi
PURWAKARTA, iNews.id - Keterbatasan fisik tak membuat seorang penyandang difabel di Purwakarta, patah semangat. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang tak ada dalam kamusnya untuk menyerah dan hanya menunggu belas kasihan orang.
Di tengah terjangan pandemi ini, seorang pria difabel, Aep Saefudin (40) warga Kampung Cibentar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, mampu tetap bertahan, bahkan bangkit dengan kemampuan mumpuni yang dimiliknya. Di tengah keterbatasan fisik, Aep ternyata memiliki kemampuan luar biasa dalam mengolah limbah bambu atau kayu menjadi sebuah karya seni.
Sejumlah karya seni seperti miniatur perahu pinisi termasuk menjadi andalan, selain karya-karya lain yang memiliki nilai seni yang cukup tinggi. Dengan karyanya itu, Aep mampu menghidupi keluarga dan kedua orang tuanya.
Ditopang dengan dua tongkat, Aef terlihat akan memulai aktivitasnya, membuat miniatur perahu pesanan dari sebuah perusahaan BUMN di wilayah Bogor. Tangan kokohnya yang mengenggam golok begitu terampil membelah sejumlah bambu sebagai bahan miniatur perahu pinisi.
Setelah cukup mempersiapkan bahan, Aef kemudian memulai membuat rangka perahu. Dengan teliti dia menyambungkan satu persatu bambu yang sudah ditipiskan dengan menggunakan lem.