Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Di Majalaya Bandung Ada Nenek Jadi Anggota Ormas GMBI, Ini Tampangnya
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Penghinaan Maung Lodaya Simbol Polda Jabar oleh Anggota GMBI, Ini Kata Polisi

Senin, 31 Januari 2022 - 18:08:00 WIB
Kasus Penghinaan Maung Lodaya Simbol Polda Jabar oleh Anggota GMBI, Ini Kata Polisi
Ini tampang terduga pelaku GG yang menginjak-injak dan menaiki patung Maung Lodaya Mapolda Jabar. (Foto:: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

"Patung Maung Lodaya merupakan simbol dan marwah. Ini kebanggan dari Polda Jawa Barat. Jadi (dugaan penghinaan) simbol ini bisa kami proses, tapi kami dalami nanti. Jadi kami proses lanjut," ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Diberitakan sebelumnya, Polda Jabar merilis update perkembangan proses hukum kasus aksi unjuk rasa anarkistis yang dilakukan ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Jumlah tersangka kasus ini menjadi 12 atau bertambah satu orang. 

"Identitas 12 tersangka antara lain, M FR (Fauzan Rachman), M ABAH, Ir M, SBI, SN, SF, CP, AR, GG, GP, TSH, dan WN," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo didampingi Dirreskrimum Kombes Pol K Yani Sudarto dan Dirreskrimsus Kombes Pol Arief Rachman di Mapolda Jabar, Senin (31/1/2022).

Diketahui, pada Kamis (27/1/2022) lalu, anggota ormas GMBI menggelar unjuk rasa di Mapolda Jabar. Akibat hasutan dan provokasi, akhirnya unjuk rasa berujung anarkistis. Massa GMBI merusak beberapa fasilitas di Mapolda Jabar. Pagar di pintu gerbang timur Mapolda Jabar roboh dan beberapa lampu taman pecah.

Polda Jabar sampai 28 Januari 2022 telah menetapkan 11 anggota Ormas GMBI yang melakukan unjuk rasa anarkistis di Mapolda Jabar sebagai tersangka. Salah satunya adalah Ketua Umum GMBI Fauzan Rachman yang ditangkap pada Jumat 28 Januari 2022 dini hari di kediamannya di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, tak lama setelah ratusan anggota GMBI itu ditangkap.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut