Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jabar Berkomitmen Singkap Tabir Misteri Pembunuhan Ibu-Anak di Subang
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Pria Berinisial SIS Pedagang Soto Sebelum Jadi ABK

Jumat, 12 Agustus 2022 - 12:42:00 WIB
Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Pria Berinisial SIS Pedagang Soto Sebelum Jadi ABK
SIS, pria yang diamankan polisi di Muara Angke, Jakarta Utara (frame kiri). Rumah TKP pembunuhan di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Subang (frame kanan). (FOTO: ISTIMEWA/YUDY HERYAWAN JUANDA)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Pria berinisial SIS yang diamankan polisi di Kali Adem, Pelabuhan Muara Angke, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 2 Agustus 2022, ternyata pedagang soto keliling di Kabupaten Subang. Profesi itu ditekuni SIS sebelum menjadi anak buah kapal (ABK) nelayan KM Nauli Jaya.

Karena itu lah, SIS diduga terdeteksi berada di tempat kejadian perkara (TKP) saat perisitiwa pembunuhan terhadap ibu dan anak, Tuti Suharti (55) dan Amalia Mustika Ratu atau Amel (23) terjadi di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang pada Kamis 18 Agustus 2022. 

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, berdasarkan informasi yang didapatkan kepolisian, SIS pedagang soto di wilayah Subang, sebelum akhirnya alih profesi sebagai ABK nelayan KM Nauli Jaya. "Dilihat dari profilnya, dia ini (SIS) tadinya berjualan soto di Subang," kata Kabid Humas Polda Jabar, Jumat (12/8/2022).

SIS, ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo, kemudian berhenti berjualan soto. Kemudian, SIS ikut sebuah kapal nelayan ke Kalimantan. "(SIS) berhenti berjulalan dan menjadi ABK. Akhirnya ikut kapal ke kalimantan itu. Sementara, itu profil (SIS) yang kami peroleh," ujar Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Diketahui, SIS diamankan setelah penyidik mendalami petunjuk tentang orang yang berada di TKP saat peristiwa pembunuhan terjadi. Namun setelah menjalani pemeriksaan dan pendalaman alibi, SIS dilepaskan dan telah kembali ke keluarganya. Penyidik tidak menemukan bukti keterlibatan SIS dalam kasus pembunuhan sadis Tuti dan Amel.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut