Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pria Berinisial SIS Ditangkap terkait Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Ini Kata Keluarga Korban 
Advertisement . Scroll to see content

Penampakan Terkini Rumah TKP Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Ditumbuhi Semak Belukar

Kamis, 11 Agustus 2022 - 19:36:00 WIB
Penampakan Terkini Rumah TKP Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Ditumbuhi Semak Belukar
Rumah TKP pembunuhan di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, ditumbuhi semak belukar. (FOTO: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Selama satu tahun, rumah tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suharti (55) dan Amalia Mustika Ratu atau Amel (23) di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, tak pernah ditempati. Rumah tersebut terbengkalai, halamannya ditumbuhi semak belukar.

Polisi melarang Yosep Hidayah menempati rumah itu. Sebuah garis polisi membentang di depan jalan masuk rumah. Pelang nama Yayasan Bina Prestasi Insani tampak masih berdiri kokoh di depan pekarangan. Sedangkan halaman rumah ditumbuhi rumput, ilalang, dan semak belukar lain yang tingginya hampir menutupi bangunan.

Tumbuhan juga terlihat memenuhi bagian teras dan garasi rumah. Sedangkan bangunan garasi tampak mulai lapuk. Dinding bagian depan rumah pun terlihat kusam. Kondisi ini terjadi lantaran rumah dilarang untuk dihuni pascaperistiwa pembunuhan sadis terjadi pada Kamis 18 Agustus 2021 silam.

Beberapa waktu lalu, Rohman Hidayat, kuasa hukum Yosep Hidayah, suami dan ayah dari korban Tuti dan Amel, mengatakan, sejak pembunuhan itu terjadi, kliennya tak bisa pulang ke rumah dan terpaksa tinggal di rumah keluarga. Yosep Hidayah kini kebingungan mencari tempat tinggal. 

Kondisi rumah TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang memprihatinkan setelah satu tahun tidak ditempati. (FOTO: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)
Kondisi rumah TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang memprihatinkan setelah satu tahun tidak ditempati. (FOTO: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)

"Ini berkaitan dengan TKP rumah milik Pak Yosep suami korban. Mau sampai kapan kalau tidak ada kejelasan perkara ini? Apakah tetap akan di-police line sampai hancur? Kan itu tidak adil buat Pak Yosep yang memiliki rumah itu," kata Rohman, Kamis (16/6/2022). 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut