Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 45.203 Kasus Covid-19 Bertambah Hari Ini, Jabar Tertinggi 8.589 Orang
Advertisement . Scroll to see content

Jabar Defisit Anggaran Rp5 Triliun, Wagub: Konsekuensi Melemahnya Ekonomi Masyarakat 

Kamis, 29 Juli 2021 - 12:23:00 WIB
Jabar Defisit Anggaran Rp5 Triliun, Wagub: Konsekuensi Melemahnya Ekonomi Masyarakat 
Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau Sentra Vaksinasi BPBD Jabar, Selasa (27/7/2021). (Foto/Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menyebut, melemahnya ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19 berdampak langsung terhadap pendapatan daerah Provinsi Jabar. Turunnya pendapatan daerah, khususnya dari sektor pajak kendaraan bermotor (PKB) yang menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar selama ini.

Meski begitu, kata Uu, Pemprov Jabar terus berupaya membuat terobosan untuk menggenjot pendapatan, khususnya dari PKB, yakni mendorong wajib pajak menyelesaikan kewajibannya dengan berbagai program keringanan dan stimulus. 

"Yang menjadi sorotan antara lain tentang berkurangnya pendapatan, termasuk berkurangnya pendapatan dari pajak kendaraan bermotor," tutur Uu, Kamis (29/7/2021). 

Uu menjelaskan, tidak tercapainya pendapatan daerah, khususnya pendapatan dari PKB akibat penurunan pendapatan para wajib pajak menyusul maraknya pemutusan hubungan hingga rendahnya konsumsi masyarakat akibat penurunan daya beli. 

"Sehingga, di tengah pandemi saat ini, masyarakat lebih mengutamakan pengeluarannya untuk kebutuhan harian dan memilih menunda membayar pajak, meskipun sudah jatuh tempo," ujar Uu. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut