Istri Omeli Suami Mabuk di Karawang Bebas, Jaksa Tuntut Pelapor 6 Bulan Penjara
Selain hal memberatkan, jaksa juga membacakan hal meringankan. Dalam hal meringankan, jaksa tak menemukan hal meringankan dan alasan untuk menghapus perbuatan pidana yang dilakukan oleh Chan Yun Ching.
"Hal memberatkan terdakwa tidak pernah menafkahi istri dan anak sejak Februari 2019 sampai sekarang. Terdakwa sering marahi istrinya. Hal meringankan, tidak ditemukan hal meringankan," tuturnya.
Diketahui, Valencya dituntut satu tahun penjara oleh JPU Karawang. Valencya jadi terdakwa dugaan KDRT terhadap suaminya Chang Yu Ching. Kasus ini mendapat sorotan. Sejumlah orang diperiksa lantaran diduga adanya pelanggaran dalam proses penanganan perkara itu.
Di sisi lain, Valencya juga melaporkan mantan suaminya itu. Chan Yun Ching pun diseret ke meja hijau atas kasus penelantaran keluarga.
Kasus istri dituntut 1 tahun penjara gegara mengomeli suami yang mabuk berbuntut panjang. Jaksa Agung ST Burhanuddin memerintahkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) melakukan eksaminasi khusus.
Hasil eksaminasi, Jampidum menemukan dugaan pelanggaran dalam penanganan perkara tersebut. Akhirnya, tim JPU Kejari Karawang dinonaktifkan. Bahkan Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Jabar Dwi Hartanta dimutasi dan saat ini dalam pemeriksaan.
Sedangkan Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana memerintahkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Jabar memeriksa tiga penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) yang menangani laporan Chan Yu Ching.
Editor: Agus Warsudi