Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Jabar Telusuri Aliran Dana Rp21 Miliar Arisan Bodong di Sumedang
Advertisement . Scroll to see content

Hasil Penelusuran Aliran Dana Arisan Bodong di Sumedang, Polisi Sita 1 Mobil Agya

Jumat, 11 Maret 2022 - 17:46:00 WIB
Hasil Penelusuran Aliran Dana Arisan Bodong di Sumedang, Polisi Sita 1 Mobil Agya
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo menunjukkan bukti kasus penipuan modus arisan bodong dengan tersangka MAW (lingkaran merah) dan HTP. (FOTO: Humas Polda Jabar)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Tersangka MAW dan HTP, pasangan suami istri (pasutri) yang melakukan penipuan dengan modus lelang arisan bodong, meraup Rp21 miliar dari 150 korban. Namun uang miliaran rupiah yang dikuasai tersangka seperti lenyap tak berbekas.

Sampai saat ini, selain bukti tranferan uang korban, telepon seluler, dan catatan member lelang arisan, polisi baru menyita satu unit mobil Toyota Agya yang jika ditaksir berharga sekitar Rp100 juta. Lantas kemanakah uang korban sebesar Rp20.900.000.000?

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, saat ini, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar tengah menelusuri aloiran dana atau penggunaan uang korban sebesar Rp21 miliar yang diraup tersangka MAW dan HTP.

Hasil penelusuran, kata Kabid Humas, polisi mendapati dan mengamankan satu unit mobil jenis Toyota Agya. Kendaraan itu dipastikan dibeli tersangka dengan uang hasil penipuan.

"Aliran dana (hasil penipuan) ditelusuri. Salah satu barang bukti (yang diamankan penyidik), ada mobil. (Mobil Toyota Agya) ini merupakan pembelian dari hasil penipuan," kata Kabid Humas Polda Jabar didampingi Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jabar AKBP Adanan Mangopang dalam konferensi pers di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (11/3/2022).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut