Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tanggapi Polemik Tri Suaka-Zinidin Zidan, Ini Pesan Dedi Mulyadi
Advertisement . Scroll to see content

Esensi Idul Fitri bagi Dedi Mulyadi, Memaafkan Lebih Berat daripada Minta Maaf

Selasa, 03 Mei 2022 - 19:18:00 WIB
Esensi Idul Fitri bagi Dedi Mulyadi, Memaafkan Lebih Berat daripada Minta Maaf
Wakil ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi. (Foto: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

Sifat tersebut, tutur Kang Dedi, bisa jadi ada pada orang yang memiliki pengetahuan tapi tidak memiliki rasa dan hati. Hingga pada akhirnya kefitrahan manusia itu tidak mewarnai pengetahuan seseorang.

“Dampak pemimpin tidak pakai hati, membangun tanpa rasa humanis. Berdagang tidak pakai hati akhirnya minyak ditimbun sampai mahal. Membangun rumah tidak pakai hati akhirnya orang lain tidak diberi akses jalan dan tidak punya tetangga,” tutur Kang Dedi.

Bagi Kang Dedi Mulyadi kebahagiaan dalam hidup terletak pada hati. Sebab setiap keburukan lahir dari hati yang kotor. “Penyakit paling sulit disembuhkan adalah iri hati. Penyakit yang tidak bisa disembuhkan adalah tidak punya hati,” ujar Kang Dedi Mulyadi.

Dalam kesempatan tersebut Dedi juga memohon maaf jika selama ini memiliki salah, melakukan khilaf hingga pernah menyakiti banyak orang. “Saya mohon maaf untuk semuanya, selamat hari raya lebaran,” ucap mantan Bupati Purwakarta dua periode ini.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut