Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Isi Ceramah Habib Bahar di Margaasih Bandung yang Diduga Hoaks
Advertisement . Scroll to see content

Dalam Ceramah Habib Bahar Sebut 6 Laskar FPI Tewas Dibantai, Jaksa: Itu Bohong

Selasa, 05 April 2022 - 11:45:00 WIB
Dalam Ceramah Habib Bahar Sebut 6 Laskar FPI Tewas Dibantai, Jaksa: Itu Bohong
Habib Bahar saat berceramah. (FOTO: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

Isi ceramah Habib Bahar soal kematian enam laskar FPI pengawal Habib Rizieq Shihab tersebut keliru dan tidak sesuai fakta yang terjadi.

"Terhadap pengawal Habib Rizieq Shihab pada saat kejadian di rest area KM 50 arah Jakarta yang benar adalah hanya terdapat dua luka tembak di tubuh enam pengawal Habib Rizieq Shihab. Selain itu tidak ada luka lain. Sehingga meninggalnya enam laskar FPI karena ditembak dan di dalam tubuh mayat enam laskar FPI sesuai hasil visum tidak ada ditemukan luka karena dibantai, disiksa, dicopot kukunya, dibantai, dikuliti, kemaluannya dibakar," tutur jaksa. 

Pernyataan Habib Bahar soal meninggalnya enam laskar FPI karena dibantai tidak benar atau bohong alias hoaks. Penyebaran kabar hoaks seperti itu bertujuan memprovokasi jemaah yang hadir dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Ceramah Habib Bahar itu juga direkam dan diunggah ke akun YouTube oleh terdakwa Tatan Rustandi dalam akun Tatan Rustandi Channel. "Isinya berita bohong atau tidak benar dan memprovokasi untuk membangkitkan amarah para jemaah yang hadir pada acara maulid nabi maupun masyarakat luas yang melihat dan mendengar di akun YouTube yang sudah tersebar luas," ucap Suharja. 

Habib Bahar dan Tatan Rustandi, pengunggah video hoaks didakwa melanggar Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1945 tentang peraturan hukum pidana dan atau Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat 2 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 55 ayat 1E KUHPidana. AGUS WARSUDI

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut