Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hemat Energi, Pemkab Majalengka Akan Terapkan WFH Setiap Senin
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Warga Majalengka Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 setelah Keluarga Terkonfirmasi Positif

Senin, 14 Desember 2020 - 15:38:00 WIB
Cerita Warga Majalengka Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 setelah Keluarga Terkonfirmasi Positif
Ilustrasi tes swab. (Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Lalu saya bilang, apa fungsinya tracking? Sementara secara de facto di lingkungan keluarga saya sudah ada yang positif. Masihkah menunggu yang terpapar lagi? Saya punya hak sehat, anggaran antisipasi pandemi Covid-19 besar. Bagaimana realisasi dari kebijakan itu," katanya. 

Dari sana, akhirnya ada undangan dari BPBD Kabupaten Majalengka untuk dilakukan pemeriksaan swab. Dari hasil swab itu diketahui bahwa yang bersangkutan bersama dua anaknya terkonfirmasi positif. Namun, seluruh anggota keluarganya masuk kategori OTG. "Karena itu, kami isolasi mandiri," ujarnya.

Setelah memutuskan untuk isolasi mandiri, lanjut dia, permasalahan baru kembali datang. Dia mengaku mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari selama menjalani isolasi mandiri.

"Dari mana kami bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari? Satu sisi kami harus isolasi, di sisi lain, kebutuhan sehari-hari kami bagaimana," katanya.

"Terbaru kami baca berita bahwa warga yang terkonfirmasi positif dijamin Rp45.000 per hari. Nyatanya, dari tanggal 6 kami isolasi, tidak ada apa pun dari pemerintah, khususnya pemdes," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut