Cegah Destructive Fishing Saat PPKM, KKP Kampanye Door to Door di Bogor
Lebih lanjut Antam menjelaskan bahwa selain menyasar orang dewasa, kegiatan yang dilaksanakan selama tanggal 26-28 Juli tersebut juga melibatkan siswa-siswi sekolah dasar yang berada di lokasi rawan penyetruman ikan. Menurutnya, anak-anak tersebut perlu mendapatkan pemahaman sejak dini bagaimana menjaga kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan.
“Kita perlu ajarkan sejak dini pentingnya menjaga keberlanjutan dan kelestarian sumber daya alam termasuk perikanan," ujar Antam.
Sementara itu, Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Jusuf K Halid menyampaikan bahwa kegiatan kampanye ini dilaksanakan setelah pihaknya berkoordinasi dengan Polres Dramaga Bogor. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari pihak Polres, masyarakat di sepanjang sungai-sungai di daerah Bogor masih banyak melakukan penangkapan ikan dengan setrum dan racun.
“Kami laksanakan kegiatan ini di beberapa lokasi rawan diantaranya di Dramaga, Laladon, Sindang Barang, Ciomas, Padasuka, Gunung Batu dan Loji," ucapnya.
Halid juga memastikan bahwa dalam penanganan destructive fishing (DF) ini, pihaknya akan bersinergi dengan berbagai pihak termasuk dengan aparat penegak hukum terkait lainnya dan pemerintah daerah.