Bupati Majalengka Curhat Susahnya Tertibkan PKL, Bandel Jualan di Alun-alun
"Jadi saya sudah pendekatan persuasif. Kami sudah buatkan dekat jalan Kehutanan (seberang alun-alun). Itu (anggaran) Rp200 juta tuh kita buat untuk spot mereka. Tapi nggak mau kan," tutur dia.
Ke depan, Bupati meminta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bisa melakukan penertiban terhadap para PKL. Hal itu seiring dengan akan digelarnya Porsenitas (Pekan Olahraga dan Seni Daerah Perbatasan) pada Juni mendatang.
"Saya meminta agak keras kepada OPD. Masa menertibkan pedagang pedagang kaki lima nggak bisa. Para atlet dari 10 kabupaten dan kota ingin menikmati malam hari. Ketika kafenya kotor, makanannya kurang menarik, bagaimana. (Mereka) ingin jalan-jalan ke tempat wisata. Coba disambut kehadiran mereka," ucap Karna.
Editor: Asep Supiandi