CIANJUR, iNews.id – Seorang anak balita tiga tahun berinisial AQR di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), memiliki alat kelamin ganda sejak lahir. Kondisi itu membuat kedua orang tua bocah tersebut hingga kini merasa kebingungan dengan status gender sang anak.
Orang tua AQR, Iyan Kustian (46), dan Ida Rosidah (37), warga Kampung Mareleng, Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, Cianjur, Jabar, mengatakan, anak ketiganya itu memiliki alat kelamin laki-laki dan juga alat kelamin perempuan. Namun, selama ini, mereka mendidik dan memperlakukan AQR sebagai anak laki-laki.
Wanita Berkelamin Ganda di Tegal Melahirkan Bayi Laki-Laki
Iyan mengatakan, kondisi anaknya sudah mereka ketahui sejak istrinya diperiksa di puskemas. Saat usia kehamilan istrinya baru lima bulan, petugas medis yang melakukan pemeriksaan USG mengatakan jenis kelamin bayinya perempuan. Namun, saat usia kehamilan tujuh bulan, hasil USG menyebutkan bayi yang dikandung istrinya mengalami kelainan karena alat kelaminnya diperkirakan dua.
“Pas lahir, langsung dirujuk dari Puskesmas Cakung Jakarta ke Rumah Sakit Persahabatan. Katanya ambigu, belum bisa menentukan kelamin anak saya. Setelah 10 hari dirawat di Persahabatan, cenderung katanya laki-laki. Jadi saya langsung percaya anak saya laki-laki walaupun dalam hati saya karena melihat penis anak saya tidak kelihatan,” kata Iyan, Jumat (6/9/2019).
Iyan menangis saat menceritakan kondisi anaknya AQR. Dia ingin anaknya menjalani pemeriksaan kromosom untuk memastikan jenis kelaminnya, tapi biayanya tidak ada. (Foto: iNews/Mochamad Andi Ichsyan)