Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Miris, Tak Ada Jembatan, Puluhan Siswa di Cianjur Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Ciujung
Advertisement . Scroll to see content

Bisik Sunyi Apun, Kesaksian Perempuan Cantik tentang Sejarah Cianjur Nan Dramatik

Minggu, 31 Juli 2022 - 11:12:00 WIB
Bisik Sunyi Apun, Kesaksian Perempuan Cantik tentang Sejarah Cianjur Nan Dramatik
Wina Rezky Agustina berhasil menerjemahkan kisah Apun Gencay berlatar belakang kegusaran petani kopi di Cianjur pada masa kolonial. (FOTO: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut sejarawan Gunawan Yusuf, harga kopi yang disepakati adalah 17.50 ringgit per pikul. Namun nyatanya, Aria Wiratanu Datar III  hanya membayar 12.50 ringgit per pikul.

Uang 5 ringgit yang seharusnya menjadi hak para petani kopi itu dimasukannya ke kantong pribadi. “Karena soal itulah, rakyat lantas tidak puas, mengutip Gunawan Yusuf dalam Sejarah Cianjur Bagian ke-7,” tutur Hendi Jo.

Akhirnya di suatu senja pada 1726, entah itu seorang penyusup atau siapa berhasil memasuki pendopo Kabupaten Cianjur. Condre menjadi saksi kemangkatan trasgis Sang Dalem. Sosok Apun Gencay ada dalam kisah itu, tentu dengan segala versinya.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut