Berbagi saat Pandemi, Yuk! Makan 2.400 Sate Gratis di Lembang
"Sejauh ini, masyarakat sangat antusias dan itu menjadi kebahagiaan buat kami, karena masih bisa berbagi kepada sesama. Terus karena sekarang masih pandemi, maka prosedur pelayanan di sini tetap mengedepankan protokol kesehatan," ucapnya.
Dirinya mengaku enjoy dan tidak merasa rugi meskipun harus menggratiskan ribuan porsi menu sate setiap hari. Filosopinya sangat sederhana, bahwa rezeki sudah ada yang mengatur. Agama pun mewajibkan untuk selalu berbagi dan berbuat baik kepada sesama, apalagi di saat kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang.
Ke depan, pria asli Lembang ini ingin mengembangkan sate gotik menjadi icon Lembang dan terbesar di Jawa Barat. Termasuk mengakomodasi para pedagang kuliner lokal khas Lembang seperti susu murni, ulen dan ketan bakar ke sentra UKM yang berada di Rest Area 72 agar lebih tertata.
"Lembang adalah sentra wisata maka semua harus tertata, baik pedagang dan juga konsumen yang datang. Agar tidak ada kendaraan parkir di bahu jalan yang bisa membuat macet, parkirlah di tempat yang sudah disediakan supaya wisatawan nyaman, aman, dan tenang saat datang ke Lembang," tuturnya.
Editor: Asep Supiandi