Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Masjid Jami Mungsolkanas, Jejak Syiar Islam di Kota Bandung 
Advertisement . Scroll to see content

Benda Kuno di Masjid Darussalam Majalengka, Pembohong Duduk di Kursi Ini Akan Ketahuan

Minggu, 18 April 2021 - 04:27:00 WIB
Benda Kuno di Masjid Darussalam Majalengka, Pembohong Duduk di Kursi Ini Akan Ketahuan
Kursi sumpah yang terbungkus kain putih ini dulunya sering digunakan untuk mengadili pelanggar hukum. Barangsiapa berbohong maka akan ketahuan. (Foto: iNews.id/Inin Nastain)
Advertisement . Scroll to see content

“Menurut sejarah, ini dibangun pada abad ke-14 oleh Murid Sunan Gunung Djati. Katanya ada tiga masjid yang dibangun secara bersamaan. Pertama di Cirebon, lalu di Banten, dan terakhir di sini. Yang ini dibangunnya terakhir, sudah mepet ke waktu Subuh,” ujar Abah.

Saat awal dibangun, jelas dia, Masjid itu memiliki luas sekitar 10x10 meter. Dengan luas itu, masjid memiliki empat tiang, yang salah satunya dibuat dari kayu jati.

“Awalnya, kayunya cuma untuk tiga tiang saja. Lalu, mereka melihat ada tumpukan tatal (limbah kayu), terus ditata jadi tiang. Itu cerita yang kami dengar. Ya, namnya wali kan, punya kemampuan yang mungkin susah dipercaya,” tuturnya.

Kini, dalam perjalanannya, masjid tersebut mengalami penambahan luas. Namun, bangunan awal masjid tidak mengalami perubahan, begitu juga dengan empat tiang, yang satu di antaranya terbuat dari limbah kayu, bukan kayu jati utuh seperti tiga tiang lainnya.

Dari catatan, masjid setidaknya sudah direnovasi sebanyak tujuh kali, yakni 1932, 1953, 1965, 1975, 1983,2003, dan 2012. 

“Bangunan bawaan (sesuai awalnya) mah tidak dibongkar, tetap ada. Namun, kaya tiang, awalnya mah bagian bawahnya teh tembok bata, sekarang diganti keramik. Tapi tetap, kayunya mah nggak diganti. Bagian atas, dulunya pake bilik, sekarang diganti,” ucapnya.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut