Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Bayi Baru Lahir di Tasikmalaya Meninggal Diduga gegara Pelayanan Kinik Buruk
Advertisement . Scroll to see content

Bayi di Tasikmalaya Meninggal usai Dibuat Konten Foto Baby Newborn Tanpa Izin, Cek Faktanya

Selasa, 21 November 2023 - 10:32:00 WIB
Bayi di Tasikmalaya Meninggal usai Dibuat Konten Foto Baby Newborn Tanpa Izin, Cek Faktanya
Bayi baru lahir dengan berat badan rendah meninggal diduga gegara pelayanan buruk klinik bersalin di Tasikmalaya. (FOTO: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Usia kehamilan istri tepat 36 minggu atau 9 bulan. Istri saya sudah sering kontrol (check up) ke klinik tersebut ditangani oleh Bidan Dwi dan bidan pun menyatakan bahwa kondisi kehamilan istri saya dalam keadaan normal dan baik-baik saja.

"Sore itu istri saya berangkat dengan kakak nya ke Klinik Al karena posisi saya pada saat itu sedang di tempat kerja, tetapi oleh bidan jaga di klinik tersebut di suruh pulang karena menurut bidan jaga istri saya masih pembukaan 2 padahal keadaan istri saya sudah sangat lemas dan terlihat seperti akan segera melahirkan," ujar Erlangga.

Kemudian, tutur Erlangga, istri pulang lagi ke rumah. Lalu pukul 20.00 WIB, Erlangga kembali membawa istri ke Klinik Al karena kondisi istri sudah tidak bisa lagi sakit perut nya. Di klinik pun istri saya tidak dilayani dengan baik oleh bidan jaga.

"Bidan tersebut malah terus main handphone, tidak mempedulikan istri Erlangga yang sudah sangat kesakitan, dan bidan itu pun bilang akan diperiksa pukul 24.00 WIB," tutur Erlangga.

"Sekitar pukul 21.30 istri saya ingin buang air kecil, saya antar istri saya ke toilet. Saat itu istri saya banyak keluar darah dan air ketuban. Saya pun bilang ke bidan dan tanggapan bidan itu sudah biasa katanya dan belum waktunya untuk melahirkan karena masih pembukaan 2," ucap dia. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut