Ayah Keji yang Bunuh Anak di Tasikmalaya Diancam Hukuman 20 Tahun Penjara
Saat itu terjadi hujan yang sangat deras, Budi mempunyai pikiran untuk memasukkan Delis ke dalam gorong-gorong di depan SMP Negeri 6 Tasikmalaya.
Hujan deras, membuat kondisi di sekitar gorong-gorong sepi. Dia berharap orang-orang mengira Delis tewas karena kecelakaan.
Dia memasukkan Delis ke dalam gorong-gorong berdiameter 40 centimeter itu sedalam dua meter, Kamis, 23 Januari 2020. Usai melakukan aksinya, pelaku bekerja seperti biasa keesokan harinya.
Kematian siswi SMP Negeri Tasikmalaya, Delis Sulistina (13), sempat mengegerkan warga Tasikmalaya. Tubuh Delis ditemukan tewas di dalam gorong-gorong di depan sekolah.
Saat ditemukan, tubuh Delis masih mengenakan seragam dan membawa tas yang berisi buku pelajaran, Senin, 27 Januari 2020. Mayatnya ditemukan petugas keamanan sekolah yang mencium bau tak sedap di selokan.
Sejak awal, ibu Delis, Wati, sudah curiga anaknya dibunuh. Dia mengatakan tidak wajar anaknya bisa masuk ke dalam gorong-gorong itu.
"Nggak wajar, sebab itu gorong-gorong kecil, sedangkan anak besar. Tidak mungkin masuk sendiri," kata Wati usai memakamkan anaknya di Kecamatan Cihideung, Tasikmalaya, Rabu, 29 Januari 2020.
Editor: Kastolani Marzuki