Astaga, 9 Santriwati Diduga Dilecehkan Oknum Ustaz Pesantren di Tasikmalaya Selatan
Menurut Ato, motif aksi pencabulan kepada santriwati ini hampir sama dengan kasus asusila di Kota Bandung yang menimpa belasan murid perempuan yang berusia antara 13 sampai 17 tahun.
“Yang baru lapor ke polisi dua korban. Semua korbannya ada sembilan orang. Kami sudah mendampingi (korban) saat melapor ke Polres Tasikmalaya lima hari lalu. Pelakunya ini oknum (guru atau ustaz) ya di lembaga (pesantren) tersebut,” kata dia.
Ato menuturkan, sebelum mendampingi para korban melapor ke polisi, KPAID Kabupaten Tasikmalaya juga telah mengumpulkan bukti-bukti dan saksi-saksi atau keterangan para korban dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh gurunya.
“KPAID akan terus mendampingi para korban dugaan pelecehan seksual ini. Kami juga akan terus memberikan trauma healing dan menjaga dampak psikologis dan sosial para korban,” ujarnya.
Ato menuturkan, menurut pengakuan para korban, mereka diduga dicabuli di lokasi pendidikan dengan modus pengobatan. Santriwati yang sakit diberi air minum kemudian terjadi perbuatan tak senonoh.