Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mencengangkan, Fakta Baru Kasus Santriwati Jadi Korban Pemerkosaan Ustaz di Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Pemerkosaan Santriwati di Bandung, Psikiater: Korban Alami Dampak Berkepanjangan

Senin, 13 Desember 2021 - 09:50:00 WIB
Kasus Pemerkosaan Santriwati di Bandung, Psikiater: Korban Alami Dampak Berkepanjangan
Anak yang jadi korban pemerkosaan akan megalami dampak fisik, psikis, dan sosial berkepanjangan. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Dokter Ahli Kejiwaan Teddy Hidayat mengatakan, anak yang menjadi korban kekerasan seksual akan mengalami dampak fisik, psikis, dan sosial bekepanjangan. Sehingga diperlukan penanganan serius agar kondisi anak dapat pulih di kemudian hari. 

Hal itu disampaikan Teddy Hidayat menyikapi kasus kekerasan seksual terhadap belasan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) TM Boarding School Cibiru dan Ponpes MH Antapani Kota Bandung yang dilakukan guru atau ustaz Herry Wirawan. 

Menurut Teddy, stimulasi seksual dan perkosaan adalah faktor predisposisi terhadap gangguan psikiatrik di kemudian hari. Di antaranya fobia, cemas, tidak berdaya, depresi (rasa malu, bersalah, citra diri buruk, dan perasaan telah mengalami cedera permanen), pengendalian impuls, merusak, bahkan terjadi bunuh diri. 

"Beberapa kemungkinan yang dapat terjadi akibat kekerasan seksual yaitu, kesulitan  mempercayai orang lain, cenderung akan menolak hubungan seksual dengan lawan jenis dan lebih memilih hubungan seksual sesama jenis," ujarnya, Senin (13/12/2021).

Teddy menuturkan, anak cenderung mudah menjadi korban kekerasan seksual, karena mereka masih mudah dipengaruhi. Pelaku pemerkosaan melakukan upaya intimidasi dan sugesti. Sugesti ditanamkan dan  dipengaruhi, kemudian dibisikkan ke telinga korban bahwa murid harus taat kepada guru. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut