Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Lantik Dua Kepala Daerah
Advertisement . Scroll to see content

Akhiri Jabatan, Pj Bupati Bandung Titip Pesan Ini ke Dadang-Sahrul

Senin, 26 April 2021 - 18:48:00 WIB
Akhiri Jabatan, Pj Bupati Bandung Titip Pesan Ini ke Dadang-Sahrul
Pj Bupati Bandung yang juga Kepala Disparbud Jabar Dedi Taufik. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Bahkan, kata Dedi, sinergitas juga telah dilakukan bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bandung melalui program Jaga Desa. Program tersebut merupakan bentuk pembinaan pengelolaan dana desa.

"Setelah diverifikasi KPPN, desa mana yang siap cair nanti dibuatkan surat pengantar dari BKAD, setelah itu baru masuk rekening desa. Mudah-mudahan dengan adanya bupati definitif prosesnya makin baik," ucapnya.

Dedi menyampaikan pesan kepada Bupati-Wakil Bupati Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan. Seluruh OPD di Pemkab Bandung diimbau berpartisipasi dalam pelaksanaan roda pemerintahan agar akselerasi pembangunan di Kabupaten Bandung bisa terealisasi.

Pembangunan di Kabupaten Bandung, ujar Dedi, harus mengedepankan gotong royong. Seperti Desa Nagrak, Kecamatan Pacet dalam Lomba Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Provinsi Jawa Barat yang selalu mengedepankan gotong royong.

Desa tersebut memiliki empat kriteria yang dijadikan indikator penilaian, di antaranya kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya dan lingkungan hidup. Dari aspek kemasyarakatan, warga Desa Nagrak mengedepankan gotong royong dan memunculkan jiwa korsa dan kebersamaan. 

Bahkan, melalui gotong royong, desa tersebut telah memiliki inkubator ekonomi kreatif (ekraf) di mana kemasan produk olahan makanan yang dihasilkan warganya sudah bagus, sehingga perekonomian masyarakat pun bisa bangkit di masa pandemi.

"Kemudian, untuk aspek sosial budaya telah terbentuk pengajian yang sudah berjalan sekian tahun. Sementara dari aspek lingkungan hidup, Nagrak tidak punya ketergantungan tinggi terhadap hutan. Warga setempat sudah bisa menghidupi diri sendiri dengan resource atau potensi lokal yang ada di desanya, salah satunya komoditas pertanian," ujarnya.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut