SUKABUMI, iNews.id – Wisatawan yang menjadi korban sengatan ubur-ubur saat berenang di beberapa objek wisata laut selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), hingga Minggu (9/6/2019), mencapai 92 orang. Mayoritas korban anak-anak seusia pelajar sekolah dasar (SD).
Para korban yang tersengat ubur-ubur tersebut mengalami, pusing, mual, lemah dan gatal di area luka di kulit bekas sengatan hewan tidak bertulang belakang ini.
Serangan Ubur-Ubur di Pantai Selatan Gunungkidul, 85 Wisatawan Tersengat
Relawan ProBumi Indonesia, Asep Has yang terlibat dalam penanganan serangan ubur-ubur di Palabuhanratu mengatakan, seluruh korban yang tersengat ubur-ubur langsung ditangani tim medis di posko pengamanan. Namun, setelah diberikan tindakan medis dari tim medis puskemas dan Dokpol Polres Sukabumi, kondisi kesehatan seluruh korban langsung membaik. Tidak ada yang sampai dirujuk ke rumah sakit.
“Petugas membersihkan luka sengatan ubur-ubur dengan alkohol dan memberikan obat penghilang mual atau pusing,” kata Asep Has.
Serangan ubur-ubur ini terjadi di beberapa objek wisata pantai mulai dari Pantai Karangpapak, Karanghawu, Citepus, Sanset dan titik lainnya. Bahkan, penyebaran ubur-ubur ini semakin meluas karena terbawa arus dan gelombang laut.