Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Suhu Dieng Hari Ini -6 Derajat Celsius, Tanaman Auto Beku!
Advertisement . Scroll to see content

Embun Es di Dieng Muncul Hampir Tiap Pagi, Ini Imbauan bagi Wisatawan

Rabu, 15 Juli 2026 - 03:30:00 WIB
Embun Es di Dieng Muncul Hampir Tiap Pagi, Ini Imbauan bagi Wisatawan
Fenomena embun es atau embun upas kembali muncul di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

BANJARNEGARA, iNews.id – Fenomena alam embun es atau yang akrab disebut embun upas kembali menyelimuti kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Kehadiran kristal es di musim kemarau ini menjadi magnet wisata yang menyedot perhatian ribuan pelancong dari berbagai daerah.

Tak hanya diramaikan oleh warga lokal, wisatawan dari luar kota bahkan rela menempuh perjalanan jauh demi menyaksikan langsung panorama alam menakjubkan ini. Hamparan rumput dan tanaman yang memutih tertutup lapisan es menciptakan pemandangan eksotis bak negeri bersalju di Eropa.

Berdasarkan laporan di lapangan, fenomena unik ini sudah rutin muncul hampir setiap pagi selama satu bulan terakhir. Kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh penurunan suhu udara di kawasan Dieng yang cukup drastis di musim kemarau.

Meski menawarkan pemandangan yang memanjakan mata, suhu di kawasan dataran tinggi ini tercatat sangat menusuk tulang. Namun, dinginnya cuaca sama sekali tidak menyurutkan antusiasme para pemburu momen. Sejak subuh, para wisatawan terpantau sudah memadati titik-titik lokasi munculnya embun es.

Seorang pengunjung, Icha mengaku sangat puas bisa melihat langsung kristal es yang menempel di permukaan daun, meskipun harus menyiapkan jaket tebal berlapis.

"Pemandangannya luar biasa mirip di luar negeri. Dinginnya luar biasa sampai menggigil, tapi rasa penasaran kami terbayar lunas setelah bisa berfoto di atas hamparan embun es ini," ujarnya, Selasa (14/7/2026).

Fenomena embun upas ini diperkirakan masih berpotensi besar untuk muncul sepanjang puncak musim kemarau masih berlangsung di Pulau Jawa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut