7 Lapas dan Rutan Bersejarah di Jawa Barat, Nomor 1 dan 5 Saksi Perjuangan Soekarno
5. Lapas Kelas I Sukamiskin

Lapas Sukamiskin di Jalan AH Nasution, Kota Bandung yang dirancang dan dibangun oleh arsitektur Prof CP Wolff Scjoemaker pada 1918. Lapas Sukamiskin memiliki sejarah bagi bangsa Indonesia karena banyak tokoh nasional pernah dipenjara di sini. Antara lain Presiden RI Pertama Ir Soekarno, serta 3 rekan dari Partai Nasionalis Indonesia (PNI) Maskoen, Soepriadinata, dan Gatot Mangkoepraja. Mereka menghuni kamar di Blok Timur Atas.
Di penjara seluas lebih dari 2 hektare dengan dari 552 sel ini, mantan Presiden Pertama RI Soekarno menjalani hukuman di kamar nomor 1. Bung Karno ditahan karena saat itu menentang penjajah Belanda.
Kini, sel penjara yang pernah ditempati Bung Karno dijadikan museum dan diberi tulisan “Bekas Kamar Bung Karno”. Lapas tersebut juga menjadi saksi atas lahirnya sebuah karya buku berjudul “Indonesia Menggugat” yang ditulis Bung Karno dan dibacakan saat pleidoi di Gedung Landraad atau Indonesia Menggugat saat ini.
Bangunannya memiliki ciri khas. Jika dilihat dari atas, blok hunian para WBP mirip kincir angin. Pembagian blok mengikuti arah mata angin. Di Lapas Sukamiskin terdapat empat blok hunian narapidana, yaitu, Blok Utara, Blok Selatan, Blok Barat dan Blok Timur.
Masing-masing blok memiliki dua lantai yang saling berhubungan melalui bangunan bundar paling tinggi ditengah sebagai porosnya. Pada 2010, Lapas Sukamiskin diresmikan sebagai Aset bersejarah Kota Bandung, sebagai bangunan cagar budaya atau heritage.