Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Jokowi Longgarkan Prokes, Omzet Pedagang Masker di Bandung Merosot 50 Persen
Advertisement . Scroll to see content

10 Sapi Kurban di Kota Bandung Terindikasi Idap PMK, Dipasok dari Luar Kota

Selasa, 24 Mei 2022 - 21:11:00 WIB
10 Sapi Kurban di Kota Bandung Terindikasi Idap PMK, Dipasok dari Luar Kota
10 ekor sapi di Babakan Ciparay terindikasi mengidap PMK. Sapi kurban itu didatangkan dari luar kota. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Sepuluh ekor sapi yang disuplai dari luar kota terindikasi mengidap penyakit mulut dan kuku (PMK). Kesepuluh sapi yang hendak dijual untuk kebutuhan jelang Idul Adha tersebut berada di Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar menyebutkan, telah ditemukan indikasi positif PMK pada 10 sapi di peternakan Babakan Ciparay pada 21 Mei lalu. Meski telah rutin diimbau, tapi secara diam-diam 10 sapi ini didatangkan dari luar Kota Bandung pada pukul 01.30 WIB.

"Lalu, saat ditemukan indikasi, mereka melapor ke posko kami yang ada di Jalan Arjuna. Pas kami cek, ternyata benar untuk gejala klinisnya. Tapi kita akan lihat kepastiannya dari hasil Laboratorium Veteriner yang ada di Subang," kata Gin Gin, Selasa (24/5/2022).

Menurut dia, lalu lintas menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh untuk mencegah penyebaran PMK. Sehingga Gin Gin berharap, perlu adanya komitmen kuat dari daerah asal juga terkait penegasan SKKH.

"Kami butuh kolaborasi dari berbagai pihak, seperti Dishub dan kepolisian untuk menjaga perbatasan-perbatasan. Sebab faktor utama itu lalu lintas. Ada beberapa daerah yang merasa sudah tertular, jadi mereka mengobral murah hewan-hewannya. Ini yang jadi bahaya jika peternak kita tergiur untuk beli," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut