DENPASAR, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mempersiapkan tempat karantina untuk menyambut ribuan Pekerja Migran Indonesia yang akan datang. Tempat karantina itu diklaim memiliki kapasitas 1.012 tempat tidur.
"Warga Bali yang menjadi pekerja migran Indonesia atau ABK kapal pesiar diperkirakan lebih dari 20 ribu orang," kata Koster dalam keterangan pers di Rumah Dinasnya di Denpasar, Rabu (8/4/2020) malam.
Tempat karantina bagi pekerja migran dengan kapasitas 1.012 tempat tidur itu tersebar di empat tempat, yaitu di Balai Pelatihan Kesehatan Masyarakat Provinsi Bali, Badan Pelatihan SDM Provinsi Bali, Wisma Bima Kementerian PU dan Politeknik Transportasi Darat milik Kementerian Perhubungan.
Koster menambahkan, tempat yang dipakai sebagai karantina ini sebenarnya merupakan fasilitas pendidikan bagi para pegawai dan pejabat struktural. Fasilitas yang memadai telah disediakan berupa kamar tidur beserta tempat tidur dan dilengkapi AC.
Untuk fasilitas makanan dan minuman, Koster menjamin diberikan dengan kualitas yang baik yang disiapkan oleh katering. Koster menegaskan, semua biaya ditanggung oleh Pemprov Bali.