Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dirjen Bea Cukai Janji Hapus Citra Sarang Pungli: Sedikit demi Sedikit Kita Hilangkan
Advertisement . Scroll to see content

Bea Cukai Bali NTB NTT Musnahkan Jutaan Barang Ilegal, Bernilai Rp3,13 Miliar 

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:58:00 WIB
Bea Cukai Bali NTB NTT Musnahkan Jutaan Barang Ilegal, Bernilai Rp3,13 Miliar 
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kantor Wilayah Bali, NTB dan NTT memusnahkan jutaan barang ilegal. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

BADUNG, iNews.id - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kantor Wilayah Bali, NTB dan NTT memusnahkan 1,47 juta batang rokok ilegal serta 4.962 liter minuman keras (miras) tanpa cukai. Pemusnahan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap peredaran barang kena cukai yang berlangsung sepanjang periode Oktober 2024 hingga November 2025.  

Rokok ilegal yang dimusnahkan terdiri dari berbagai merek hasil tembakau jenis sigaret putih mesin dan sigaret kretek mesin. Sementara itu, miras yang dimusnahkan mengandung etil alkohol dengan kadar berbeda, mulai dari golongan A dengan kadar hingga 6 persen, golongan B dengan kadar 5–20 persen, hingga golongan C dengan kadar di atas 20 persen.  

Proses pemusnahan dilakukan secara terbuka dengan menggunakan satu unit alat berat ekskavator untuk menggilas rokok ilegal serta mesin pembelah untuk menghancurkan minuman keras. 

Nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp3,13 miliar, dengan potensi kerugian negara dari cukai yang tidak tertagih sebesar Rp1,46 miliar. 

Kepala Kanwil DJBC Bali NTB NTT, R. Fadjar Donny, menegaskan bahwa pemusnahan ini merupakan bagian dari keseluruhan penindakan di bidang cukai yang dilakukan bersama tujuh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai di wilayah Bali, NTB, dan NTT.  

"Semuanya ini dalam keadaan ilegal. Banyak modusnya yang digunakan, tanpa menggunakan pita cukai atau pakai tapi pita cukainya palsu," ujar Fadjar Donny

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut