7 Pahlawan Nasional dari Bali, Nomor 3 dan 5 Diabadikan Jadi Nama Bandara
Pahlawan Nasional Bali kelahiran Klungkung 1919. I Gusti Putu Wisnu bersekolah di HIS di Klungkung, Bali. Setelah tamat, dia melanjutkan pendidikan di MULO di Malang, Jawa Timur.
Pada awal 1944, I Gusti Putu Wisnu memutuskan bergabung menjadi Tentara Pembela Tanah Air (PETA). Dia mengikuti pendidikan militer di Banyumala, Singaraja. Setelah itu, I Gusti Putu Wisnu ditugaskan ke Kediri, Tabanan.
Setelah kemerdekaan, I Gusti Putu Wisnu bergabung dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Dia diangkat sebagai Komandan Batalyon I TKR Sunda Kecil.
I Gusti Putu Wisnu ikut serta dalam perang Puputan Margarana pada 20 November 1946. Dia bersama pasukannya mati-matian melawan Belanda yang hendak kembali menguasai Indonesia. I Gusti Putu Wisnu bersama I Gusti Ngurah Rai gugur bersama dalam pertempuran tersebut.
Untuk mengenang perjuangannya, nama I Gusti Putu Wisnu diabadikan menjadi Bandara Letkol Wisnu di Gerokgak, Buleleng, Bali.